HAMKA, Sang Otodidak ‘Produsen’ Seratus Buku

SHARE:

Haji Abdul Malik Karim Amrullah dan HAMKA,Ulama Indonesia

HAMKA itu inspiratif. Bahwa, dari orang yang tak tamat SD lahir lebih dari seratus buku. Tak hanya itu, dua universitas berkelas tak ragu memberi gelar Doktor Honoris Causa kepadanya.



Penuh Warna

Dia bernama lengkap Haji Abdul Malik Karim Amrullah dan HAMKA singkatannya. Di kemudian hari, HAMKA lebih dikenal ketimbang nama aslinya. Lahir di Maninjau, Sumatera Barat, 17/2/1908. Ayahnya, Syekh Abdul Karim bin Amrullah, pelopor gerakan tajdid di Minangkabau.

Situs Wikipedia mencatat, HAMKA mendapat pendidikan dasar pada usia 7 tahun di Sekolah Dasar Maninjau selama dua tahun. Ketika berusia 10 tahun, ayahnya mendirikan Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ HAMKA belajar Islam dan mendalami bahasa Arab. Kecuali itu, melalui sebuah perpustakaan milik gurunya, HAMKA banyak membaca buku-buku.

Pada kurun 1930-an, HAMKA ke Medan. Di sana, dia —bersama M. Yunan Nasution— memimpin majalah Pedoman Masyarakat yang terbit tiap pekan. Rubrik Tasawuf Modern yang diasuhnya memikat para pembaca, baik yang awam maupun yang terpelajar. Hal itu juga menjadi media penghubung dirinya dengan intelektual lainnya, seperti dengan Natsir, Agus Salim, Muhammad Isa anshary dan Hatta.

HAMKA tak tamat Sekolah Dasar. Tapi, dia otodidak untuk berbagai bidang ilmu seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik. Dia mahir berbahasa Arab, yang dengan itu dia dapat meneliti berbagai karya ‘intelektual besar’ dari Timur dan Barat.


HAMKA seorang aktivis. Dia aktif di Muhammadiyah untuk waktu yang sangat lama dan dengan berbagai jabatan. Pada 1977 HAMKA dilantik sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tetapi, dia mengundurkan diri pada 1981 karena saat itu penguasa meminta MUI untuk mencabut fatwa haram Natal Bersama.
Dakwah HAMKA –termasuk lewat tulisan- tak hanya diterima di Indonesia, tapi juga di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Terutama di Malaysia, buku-bukunya menghiasi sejumlah perpustakaan Universitas terkemuka dan banyak menginspirasi para aktivis.

Hampir semua karyanya –baik tentang keislaman maupun novel dan cerpen- digemari banyak kalangan. Sementara, karyanya yang paling monumental adalah Tafsir Al-Azhar.

Kehidupan HAMKA memang penuh warna. Dakwah adalah bagian terbesar aktivitasnya. Hal itu lalu diperkuatnya dengan berbagai kegiatan lain, seperti lewat profesinya sebagai wartawan, penulis, dan aktivis politik.

Sekarang, mari rasakan betapa mahalnya ‘harga’ seorang HAMKA dengan melihat daftar (sebagian) karyanya. Untuk mudahnya, disajikan judul dan tahun terbit per sepuluh-tahunan.

Khatib al-Ummah, 3 Jilid, 1925. Si Sabariah, 1926. Islam dan Adat, 1929. Pembela Islam (Tarikh Sayyidina Abubakar Shiddiq), 1929. Ringkasan Tarikh Ummat Islam, 1929. Kepentingan Melakukan Tabligh, 1929.Laila Majnun, 1932. Salahnya Sendiri, 1939. Bohong di Dunia, 1939. Agama dan Perempuan, 1939.Keadilan Ilahi, 1940.

Pedoman Mubaligh Islam, 1941. Hikmat Isra’ Mi’raj, 1946. Negara Islam, 1946. Islam dan Demokrasi, 1946.Revolusi Fikiran, 1946. Dibandingkan Ombak Masyarakat, 1946. Muhammadiyah Melalui Tiga Zaman, 1946. Revolusi Agama, 1946. Sesudah Naskah Renville, 1947. Tinjauan Islam Ir. Soekarno, 1949.Angkatan Baru, 1949. Cahaya Baru, 1950. Menunggu Beduk Berbunyi, 1950. Terusir, 1950. Pribadi, 1950.Falsafah Hidup, 1950. Falsafah Ideologi Islam, 1950. Sejarah Islam di Sumatera, 1950.

Urat Tunggang Pancasila, 1951. Mengembara di Lembah Nil, 1951. Di Tepi Sungai Dajlah, 1953. Mandi Cahaya di Tanah Suci, 1953. Empat Bulan di Amerika, 2 Jilid, 1954. Pelajaran Agama Islam, 1952. KH A. Dahlan, 1952. Perkembangan Tasawuf dari Abad ke Abad, 1957. Di bawah Lindungan Ka’bah, 1957.Ayahku (Riwayat Hidup Dr. Abdul Karim Amrullah dan Perjuangannya), 1958. Di Dalam Lembah Kehidupan(kumpulan cerpen), 1958. Pribadi, 1959.

Tuan Direktur, 1961. Dijemput Mamaknya, 1962. Cermin Kehidupan, 1962. Pandangan Hidup Muslim, 1962. Lembaga Hidup, 1962. 1001 Tanya Jawab tentang Islam, 1962. Cemburu, 1962. Ekspansi Ideologi, 1963. Adat Minangkabau Menghadapi Revolusi, 1963. Dari Perbendaharaan Lama, 1963. Pengaruh Muhammad Abduh di Indonesia, 1965. Sayyid Jamaluddin al-Afghani, 1965. Lembaga Hikmat, 1966. Dari Lembah Cita-Cita, 1967. Hak-Hak Azasi Manusia Dipandang dari Segi Islam, 1968. Gerakan Pembaruan Agama (Islam) di Minangkabau, 1969. Hubungan antara Agama dengan Negara menurut Islam, 1970.

Islam, Alim Ulama dan Pembangunan, 1971. Islam dan Kebatinan, 1972. Mengembalikan Tasawuf ke Pangkalnya, 1973. Beberapa Tantangan terhadap Umat Islam di Masa Kini, 1973. Kedudukan Perempuan dalam Islam, 1973. Antara Fakta dan Khayal Tuanku Rao, 1974. Sejarah Umat Islam, 4 Jilid, 1975. Tanya Jawab Islam, Jilid I dan II,1975. Studi Islam; Aqidah, Syari’ah, Ibadah, 1976. Perkembangan Kebatinan di Indonesia, 1976. Tenggelamnya Kapal Van der Wijk, 1979. Kenang-Kenangan Hidup, 4 Jilid, 1979.Tasawuf, Perkembangan dan Pemurniannya, 1980.

Ghirah dan Tantangan terhadap Islam, 1982. Kebudayaan Islam di Indonesia, 1982. Lembaga Budi, 1983.Tasawuf Modern, 1983. Doktrin Islam yang Menimbulkan Kemerdekaan dan Keberanian, 1983. Islam: Revolusi Ideologi dan Keadilan Sosial, 1984. Islam dan Adat Minangkabau, 1984. Iman dan Amal Shaleh, 1984. Sullam al-Wushul; Pengantar Ushul Fiqih (terjemahan karya Dr. H. Abdul Karim Amrullah), 1984.Renungan Tasawuf, 1985. Filsafat Ketuhanan, 1985. Keadilan Sosial dalam Islam, 1985. Tafsir al-Azhar, Juz I sampai Juz XXX, 1986.

Prinsip-prinsip dan Kebijaksanaan Dakwah Islam, 1990. Tuntunan Puasa, Tarawih, dan Idul Fitri, 1995.

Atas berbagai prestasinya, maka sekalipun pendidikan formalnya tak tinggi, dua universitas terkemuka tak ragu untuk memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada HAMKA. Gelar itu diberikan Universitas Al-Azhar Mesir pada 1958 dan Universitas Kebangsaan Malaysia pada 1974.

Serasa Ada

HAMKA memiliki beragam predikat: ulama, sastrawan, pemikir, dan aktivis politik. Dia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 8/11/2011 oleh Pemerintah Indonesia. HAMKA meninggal pada 24/7/1981. Tapi, karena dia mewariskan seratusan buku, dia serasa masih bersama kita.

http://www.anwardjaelani.com

COMMENTS

BLOGGER
Nama

AA,37,Abas,14,Acara,2,AdabIlmu,2,Admin,149,Advetorial,3,Afiliasi,1,Agenda Pengajian,2,Agenda Universitas Indonesia,9,Aksi Bela Islam,4,anak,1,Andi,10,Arif,18,Arjjuna,2,Arti Pendidikan,1,Award,3,bahasa,1,BBM,3,Beasiswa,48,Beasiswa Luar Negeri,3,bedah buku,2,Belajar,3,Belajar Dari Semut,1,Belajar Internet Marketing,1,Belajar SEO,1,benato musollini,1,Berdaulat,74,Biaya Persalinan,2,BINUS University,1,Biografi Pemimpin Muslim,2,Bisnis,11,Blogger,2,Branding,1,Buku,8,BUMN Outlook,1,Buya Hamka,3,Cembung,29,Cerita,8,Cerpen,8,Cinta,4,Coklat,1,CPM,2,Doa Nabi,1,Dompet Dhuafa,3,Donasi,2,Dunia Sepeda,2,Ekonomi,7,Entrepreneur,6,Esai,4,Event,381,Facebook,2,Facebook Marketing,2,FAK,2,Fakta Dunia,1,Fatih,1,Fight,1,Finansial,1,Fisika,7,Forex,1,Forum Indonesia Muda,5,ForumForID,1,Foto,2,Freelance,1,FutureShaper,24,Gambar,1,Gerakan Sosial,7,Ghufron,13,Guru Bangsa,2,HabibRizieq,14,Hadist Pilihan,7,Hanya Allah,1,Hardiknas,1,Hikmah,53,Hit Obat Nyamuk,1,homoseks,1,HotPost,430,HTML,1,Hujjatul Islam,10,Hukum,1,Idul Fitri,1,Ikhlas,1,Ilmu,1,Imam Ahmad,3,Imam Syafii,2,Impian,2,Indonesia,76,Infografis,1,Inspirasi,4,Institut Teknologi Bandung,1,Intelektual,2,Internet Marketing,7,IRF,1,Islam,100,Islam Nusantara,2,Islamic Book Fair,1,Islamic Book Fair 2015,3,isu,1,IT,3,Jakarta,2,Jam Tangan,1,Jazz,1,Jelajah Kampung,1,Jelajah Kampus,1,JIB,2,Job Fair Jakarta,2,Jurnalistik Mahasiswa,2,Jurnalistik.,1,Kajian,2,Kajian Islam,1,Kajian Media,1,Kalimat Bijak,1,Kalimat Motivasi,1,Kampung Sarjana,33,Kampus,4,Karakter Bangsa,2,kartini,1,Karya Tulis,2,kebangkitan islam,28,Kebangkitan Nasional,1,Kejayaan Majapahit,1,Keluarga Baik,1,Kemiskinan,2,kesehatan,2,KH Abdullah Faqih,1,Kimia,1,Kisah,7,Kisah Sukses. Tip Top,1,KisahDai,8,KKG,1,Komentar Jalanan,1,Komersialisasi Pendidikan,7,Kompetisi,10,Kompetisi Islam,1,Konten,1,KreAksiMuda,39,Kualitas Guru,1,Kuliah Audio,16,Kultwit,22,Lari,1,LGBT,2,Logo Marketing,1,lomba,47,Lomba Blog,1,Lomba Film Dokumenter,1,Lomba Menulis,2,Lowongan Kerja,2,LPDP,2,Ma Chung Blog Competition 2010,2,Maaf,1,MadeInIndonesia,3,Mahasiswa,8,Marketing,1,Marwan,1,Matematika,1,Maula,5,Media Belajar,4,Media Islam,1,Media Sosial,5,MedPart,110,Membaca,1,membuat blog,25,membuat konten,1,Menulis,4,Menulis yuk,5,monetize,2,Motivasi,38,Motor Tercepat,1,Mudik,1,Muhammad,1,Muslim Indonesia,2,Nasihat,1,Nasihat Ulama,7,Negara,1,Neoliberalisme,4,ngeblog,1,Nik Abdul Aziz Nik Mat,1,Open Recruitment,1,Opini,82,Pahlawan,62,Pahlawan Indonesia,6,Pahlawan Wanita,1,PahlawanBicaraPendidikan,5,Pameran Buku,1,Pancasila,3,Parlemen,1,Parodi,1,Pejuang,4,Pelajaran Agama,1,Pelatihan Pemuda,1,Pemikiran Khawarij,1,Pemimpin,13,Pemimpin Indonesia,3,pemuda,17,penaaksi,1,Pendidik,3,Pendidikan,74,Pendidikan di Daerah,3,Pengkhianat,1,Pengusaha,1,Penulis Tamu,92,Peradaban,8,Perang Pemikiran,1,perempuan,1,Pergerakan,6,Pergerakan Mahasiswa,13,Peristiwa,12,Perjalanan Hidup,2,Perjuangan,3,Perpustakaan,2,Persiapan,1,Pesan Nabi,2,Pesan Rasulullah,2,Peserta didik,1,Pesta Wirausaha,1,Petisi,3,Photoshop,1,Pidato,1,Pilkada,1,Podcast Orasi Santai,8,Politik,58,Poster,3,PPI UKM,1,Press Release,4,Pribadi,1,Prihatin,1,Proklamasi,1,Propaganda Media,2,Puasa,5,Puisi,12,PUSHAMI,3,Putri,3,Quote,1,Qur'an,3,Rakyat,1,Ramadhan,14,Rasulullah,2,ReflAksi,8,Resensi Buku,37,Resensi FILM,2,Review,5,Review Buku,6,Rezaki,2,RUU PT,2,Sahabat,1,Sahabat Rasulullah,1,Sains,42,Sajak,1,Satir,1,Sedekah,2,Sejarah,11,Seminar,1,Seminar Akbar,2,Sentilan,1,Sepak Bola,1,Shalahuddin,1,Siswa,3,skripsi,1,SmartGenerationMentorship,4,SMP,1,Social Movement,4,Stimuno,1,Store,1,Subsidi,1,Super Camp,1,SyaikhAA,11,Syukur,1,Taklid,1,Tanpa Jil,1,Teater Sastra,3,Tebar Qurban 2014,1,teknologi,6,Template,1,Terorisme,2,Tim Bola Indonesia,2,Tips,2,Tips Menulis,12,Toko Online,2,Tokoh,18,Tokoh Muda,19,Tools Gratis,1,Tridharma Perguruan Tinggi,4,Trisakti,1,Tutorial,1,Udin,2,Ujian Nasional,6,Ulama,6,Umum,59,Unduh,1,Universitas,2,universitas katolik parahyangan,1,Universitas Negeri Jakarta,2,UNJ,1,UNJkita,1,video,4,Wirausaha,6,Wisata,1,Wordpress,1,Yohanes Surya,1,Yotube,1,Zain An Najah,1,Zubair,1,
ltr
item
Belajar Dinamis & Idealis: HAMKA, Sang Otodidak ‘Produsen’ Seratus Buku
HAMKA, Sang Otodidak ‘Produsen’ Seratus Buku
Haji Abdul Malik Karim Amrullah dan HAMKA,Ulama Indonesia
http://islampos.com/wp-content/uploads/2012/09/buya-hamka1.jpg
Belajar Dinamis & Idealis
http://www.penaaksi.com/2012/11/hamka-sang-otodidak-produsen-seratus.html
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/2012/11/hamka-sang-otodidak-produsen-seratus.html
false
5161257070308476956
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy