Sains dalam Islam di Indonesia

SHARE:

Ketika zaman kejayaan Islam, ulama dan saintis bersatu dalam tubuh tiap manusia. Namun sekarang ulama seolah-olah tidak mengerti sains da...

Ketika zaman kejayaan Islam, ulama dan saintis bersatu dalam tubuh tiap manusia. Namun sekarang ulama seolah-olah tidak mengerti sains dan saintis tidak mengerti Islam. Ini disebabkan oleh konsep pendidikan Indonesia masih memisahkan agama dan sains, yang dikenal dengan istilah sekularisasi. Peran sains dalam agama menjadi hanya semata-mata untuk keperluan praktis, misal untuk membuat robot, obat, makanan, pupuk, kendaraan dan lain sebagainya. Padahal dahulu yang dicontohkan oleh ulama kita, beliau belajar sains untuk juga semakin dekat kepada Allah. Sehingga jika sains berkembang, keimanan bisa semakin mendalam. Tujuan penciptaan manusia di dalam Alquran sebenarnya ada 2, pertama menjadi hamba Allah dan kedua, khalifah/pemimpin di muka bumi . Sayangnya, hanya tujuan sebagai khalifah di muka bumi, sains lebih dimanfaatkan seperti untuk memakmurkan bumi dan mengelola alam.Tapi sebagai hamba Allah nya dikesampingkan. Artinya ada tantangan bagi kita agar sains bisa dimanfaatkan dalam kedua tujuan itu.

Dalam Islam, tujuan belajar sains yang paling utama adalah semakin mengenal Allah. Alquran menyebut alam itu dengan ayat dan ayat itu artinya tanda tentang sesuatu. Sehingga ketika fokus belajar alam sebagai ayat, tidak hanya alamnya saja yang diperhatikan,tapi juga pencipta alamnya juga yaitu Allah, Maha Pencipta. Masalahnya orang membatasi belajar sains dengan hanya melihat fenomena alam saja.Seperti yang diumpamakan Imam Ghazali, seekor semut yang melihat pena menulis di atas kertas. Semut hanya memandang tulisan itu ada karena pena. Padahal jika semut memandang lebih jauh ke atas, ada manusia yang menggerakkan pena itu. Sains berhenti pada pena saja, tidak melihat ada Allah, Maha Pengatur alam ini.

Masalah pendidikan sains yang mengkhawatirkan adalah sekularisasi. Agama dicabut dari sains. Ini kesalahan yang besar karena bisa menjadikan muslim yang “setengah-setengah” dan goyah keimanannya. Contoh di salah satu buku teks IPA kelas IX, siswa diajarkan tentang hukum kekekalan energi dalam sains yang mengatakan energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah dari bentuk energi satu ke bentuk energi lain. Hukum itu memiliki dua pengertian yang bertentangan dengan agama. Pertama, energi bukan zat ciptaan, artinya energi itu ada sendirinya dan menyangkal adanya Allah, Maha Pencipta. Kedua, energi tidak dapat dimusnahkan, artinya energi akan selalu kekal. Padahal siswa juga diajarkan dalam pelajaran agama Islam bahwa langit dan bumi beserta seluruh isinya adalah ciptaan Allah. Selain itu, seluruh alam bersifat fana dan akan musnah sesuai kehendak penciptanya. Ini berarti energi adalah salah satu ciptaan Allah yang suatu saat akan musnah juga.

Indonesia adalah negara yang didirikan atas berkat rahmat Allah Yang MahaKuasa sehingga nilai-nilai agama akan selalu menjadi dasar dalam seluruh bidang kehidupan masyarakat Indonesia, terutama bidang pendidikan. Oleh karena itu pendidikan sains dan agama tidak boleh dipisahkan di Indonesia. Hal ini semakin dikuatkan dengan diterimanya pandangan hidup negara Pancasila di mana sila pertamanya berbunyi Ketuhanan Yang Mahaesa. Sila tersebut pada dasarnya mencerminkan konsep manusia ideal menurut bangsa Indonesia, yaitu manusia yang Berketuhanan Yang Mahaesa yang tak lain adalah manusia beriman. Salah satu tujuan pendidikan nasional adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar manusia menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Mahaesa.
Andi Ryansyah
Pegiat Pemikiran Islam
Referensi :
Syed Muhammad Naquib al-Attas, Islam dan Sekularisme, Bandung : PIMPIN, 2011, hlm.166
Az Zariyat ayat 56
Al Baqarah ayat 30
Al Baqarah ayat 29
Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
Pasal 29 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa Negara berdasar kepada Ketuhanan Yang Mahaesa
Undang-Undang No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional


Artikel yang sedang Anda baca saat ini merupakan salah satu kontribusi karya tulis yang dikirimkan ke redaksi Pena Aksi. Ingin berpartisipasi? Ikuti petunjuknya di sini.
Nama

AA,37,Abas,14,Acara,2,AdabIlmu,2,Admin,149,Advetorial,3,Afiliasi,1,Agenda Pengajian,2,Agenda Universitas Indonesia,9,Aksi Bela Islam,4,anak,1,Andi,10,Arif,18,Arjjuna,2,Arti Pendidikan,1,Award,3,bahasa,1,BBM,3,Beasiswa,48,Beasiswa Luar Negeri,3,bedah buku,2,Belajar,3,Belajar Dari Semut,1,Belajar Internet Marketing,1,Belajar SEO,1,benato musollini,1,Berdaulat,74,Biaya Persalinan,2,BINUS University,1,Biografi Pemimpin Muslim,2,Bisnis,11,Blogger,2,Branding,1,Buku,8,BUMN Outlook,1,Buya Hamka,3,Cembung,29,Cerita,8,Cerpen,8,Cinta,4,Coklat,1,CPM,2,Doa Nabi,1,Dompet Dhuafa,3,Donasi,2,Dunia Sepeda,2,Ekonomi,7,Entrepreneur,6,Esai,4,Event,381,Facebook,2,Facebook Marketing,2,FAK,2,Fakta Dunia,1,Fatih,1,Fight,1,Finansial,1,Fisika,7,Forex,1,Forum Indonesia Muda,5,ForumForID,1,Foto,2,Freelance,1,FutureShaper,24,Gambar,1,Gerakan Sosial,7,Ghufron,13,Guru Bangsa,2,HabibRizieq,14,Hadist Pilihan,7,Hanya Allah,1,Hardiknas,1,Hikmah,53,Hit Obat Nyamuk,1,homoseks,1,HotPost,430,HTML,1,Hujjatul Islam,10,Hukum,1,Idul Fitri,1,Ikhlas,1,Ilmu,1,Imam Ahmad,3,Imam Syafii,2,Impian,2,Indonesia,76,Infografis,1,Inspirasi,4,Institut Teknologi Bandung,1,Intelektual,2,Internet Marketing,7,IRF,1,Islam,100,Islam Nusantara,2,Islamic Book Fair,1,Islamic Book Fair 2015,3,isu,1,IT,3,Jakarta,2,Jam Tangan,1,Jazz,1,Jelajah Kampung,1,Jelajah Kampus,1,JIB,2,Job Fair Jakarta,2,Jurnalistik Mahasiswa,2,Jurnalistik.,1,Kajian,2,Kajian Islam,1,Kajian Media,1,Kalimat Bijak,1,Kalimat Motivasi,1,Kampung Sarjana,33,Kampus,4,Karakter Bangsa,2,kartini,1,Karya Tulis,2,kebangkitan islam,28,Kebangkitan Nasional,1,Kejayaan Majapahit,1,Keluarga Baik,1,Kemiskinan,2,kesehatan,2,KH Abdullah Faqih,1,Kimia,1,Kisah,7,Kisah Sukses. Tip Top,1,KisahDai,8,KKG,1,Komentar Jalanan,1,Komersialisasi Pendidikan,7,Kompetisi,10,Kompetisi Islam,1,Konten,1,KreAksiMuda,39,Kualitas Guru,1,Kuliah Audio,16,Kultwit,22,Lari,1,LGBT,2,Logo Marketing,1,lomba,47,Lomba Blog,1,Lomba Film Dokumenter,1,Lomba Menulis,2,Lowongan Kerja,2,LPDP,2,Ma Chung Blog Competition 2010,2,Maaf,1,MadeInIndonesia,3,Mahasiswa,8,Marketing,1,Marwan,1,Matematika,1,Maula,5,Media Belajar,4,Media Islam,1,Media Sosial,5,MedPart,110,Membaca,1,membuat blog,25,membuat konten,1,Menulis,4,Menulis yuk,5,monetize,2,Motivasi,38,Motor Tercepat,1,Mudik,1,Muhammad,1,Muslim Indonesia,2,Nasihat,1,Nasihat Ulama,7,Negara,1,Neoliberalisme,4,ngeblog,1,Nik Abdul Aziz Nik Mat,1,Open Recruitment,1,Opini,82,Pahlawan,62,Pahlawan Indonesia,6,Pahlawan Wanita,1,PahlawanBicaraPendidikan,5,Pameran Buku,1,Pancasila,3,Parlemen,1,Parodi,1,Pejuang,4,Pelajaran Agama,1,Pelatihan Pemuda,1,Pemikiran Khawarij,1,Pemimpin,13,Pemimpin Indonesia,3,pemuda,17,penaaksi,1,Pendidik,3,Pendidikan,74,Pendidikan di Daerah,3,Pengkhianat,1,Pengusaha,1,Penulis Tamu,92,Peradaban,8,Perang Pemikiran,1,perempuan,1,Pergerakan,6,Pergerakan Mahasiswa,13,Peristiwa,12,Perjalanan Hidup,2,Perjuangan,3,Perpustakaan,2,Persiapan,1,Pesan Nabi,2,Pesan Rasulullah,2,Peserta didik,1,Pesta Wirausaha,1,Petisi,3,Photoshop,1,Pidato,1,Pilkada,1,Podcast Orasi Santai,8,Politik,58,Poster,3,PPI UKM,1,Press Release,4,Pribadi,1,Prihatin,1,Proklamasi,1,Propaganda Media,2,Puasa,5,Puisi,12,PUSHAMI,3,Putri,3,Quote,1,Qur'an,3,Rakyat,1,Ramadhan,14,Rasulullah,2,ReflAksi,8,Resensi Buku,37,Resensi FILM,2,Review,5,Review Buku,6,Rezaki,2,RUU PT,2,Sahabat,1,Sahabat Rasulullah,1,Sains,42,Sajak,1,Satir,1,Sedekah,2,Sejarah,11,Seminar,1,Seminar Akbar,2,Sentilan,1,Sepak Bola,1,Shalahuddin,1,Siswa,3,skripsi,1,SmartGenerationMentorship,4,SMP,1,Social Movement,4,Stimuno,1,Store,1,Subsidi,1,Super Camp,1,SyaikhAA,11,Syukur,1,Taklid,1,Tanpa Jil,1,Teater Sastra,3,Tebar Qurban 2014,1,teknologi,6,Template,1,Terorisme,2,Tim Bola Indonesia,2,Tips,2,Tips Menulis,12,Toko Online,2,Tokoh,18,Tokoh Muda,19,Tools Gratis,1,Tridharma Perguruan Tinggi,4,Trisakti,1,Tutorial,1,Udin,2,Ujian Nasional,6,Ulama,6,Umum,59,Unduh,1,Universitas,2,universitas katolik parahyangan,1,Universitas Negeri Jakarta,2,UNJ,1,UNJkita,1,video,4,Wirausaha,6,Wisata,1,Wordpress,1,Yohanes Surya,1,Yotube,1,Zain An Najah,1,Zubair,1,
ltr
item
Belajar Dinamis & Idealis: Sains dalam Islam di Indonesia
Sains dalam Islam di Indonesia
http://4.bp.blogspot.com/--xGaaNdbpWg/UdoSGH0PMuI/AAAAAAAAD68/c3THTEMgTTo/s1600/901415_10151378852071840_1891456806_o.jpg
http://4.bp.blogspot.com/--xGaaNdbpWg/UdoSGH0PMuI/AAAAAAAAD68/c3THTEMgTTo/s72-c/901415_10151378852071840_1891456806_o.jpg
Belajar Dinamis & Idealis
http://www.penaaksi.com/2013/07/sains-dalam-islam-di-indonesia.html
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/2013/07/sains-dalam-islam-di-indonesia.html
false
5161257070308476956
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy