Berulang Kali Mencuri

SHARE:

Aneh sekali orang-orang di jaman modern ini. Banyak yang mengenakan atribut Islami, tapi sama sekali tidak merasa takut dan malu kepada...



Aneh sekali orang-orang di jaman modern ini. Banyak yang mengenakan atribut Islami, tapi sama sekali tidak merasa takut dan malu kepada Allah.

“Saya pening dengan kejadian ini,” seorang direktur sebuah rumah sakit (hospital) di Riau bercerita tentang masalah yang dihadapi lembaga yang dipimpinnya itu. “Ini sudah terjadi berulang kali.”

Direktur rumah sakit ini bercerita tentang pencurian yang dilakukan oleh beberapa orang yang bekerja di bagian farmasi di rumah sakit tersebut. Ia baru saja memberhentikan beberapa orang dari pekerjaannya disebabkan oleh kejadian itu.

“Para pelakunya tidak melakukan hal ini secara sendiri-sendiri. Mereka melakukannya secara berjamaah dan saling bersekongkol untuk menutupi perbuatan tersebut. Hal ini berlangsung untuk waktu yang cukup lama,” ia melanjutkan ceritanya. “Mereka melakukan pencurian dan penipuan melalui pembelian obat rumah sakit. Kalau dihitung-hitung, kerugian yang ditanggung oleh rumah sakit ini mungkin lebih dari lima ratus juta rupiah (sekitar RM 175,000).”

“Itu jumlah yang sangat banyak,” saya berkata pada direktur tersebut. ”Bagaimana mereka bisa melakukan semua itu tanpa diketahui oleh rumah sakit?”

“Ada banyak yang terlibat di dalamnya, hingga mencapai dua puluh orang,” terang direktur rumah sakit itu. “Tapi ada satu orang yang rupanya memimpin dan mengatur semuanya. Uang hasil curian dibagi-bagikan kepada semua yang terlibat, sehingga kejadian itu tetap tidak diketahui untuk waktu yang lama. Sistem pembelian obat telah diatur dengan cara yang baik, tapi mereka rupanya menemukan celah untuk melakukan korupsi dari pembelian obat itu.”

“Mungkin salah saya karena terlalu mempercayai mereka,” lanjut direktur tersebut. ”Saya betul-betul tidak mengerti mengapa mereka bisa melakukannya. Kami selalu membuat pengajian rutin di rumah sakit ini dan mewajibkan mereka semua untuk menghadirinya. Kepada mereka telah dijelaskan tentang mengenal Allah, kebersamaan dengan Allah. Semua pegawai itu juga mengenakan jilbab rapih. Orang yang memimpin pencurian ini termasuk yang paling rajin mengikuti pengajian, selalu duduk di depan, dan sering bertanya kepada ustadz yang memberikan pengajian. Lalu mengapa dia masih berani mencuri?”

Saya pun merasa heran saat mendengar cerita itu. Sejauh yang saya perhatikan, rumah sakit itu termasuk yang sangat memelihara nilai-nilai keislaman. Semua pegawai perempuan mengenakan jilbab, para pegawai yang laki-laki juga sangat menjaga adab. Pengajian rutin merupakan salah satu program yang mesti dihadiri oleh para pegawai. Rasanya sulit dipercaya hal semacam ini bisa terjadi di tempat itu.

”Apakah ada cara penyampaian yang salah sehingga mereka tidak juga faham tentang haramnya mencuri? Atau jangan-jangan mereka telah terbiasa memakan makanan yang haram di rumahnya, sehingga mereka tidak lagi perduli dari mana dan dengan cara bagaimana mereka mendapatkan uang?"

Saya agak ngeri memikirkan kemungkinan itu. Kalau pegawai-pegawai yang berbusana Islami yang bekerja di tempat yang Islami telah terekspos (exposed) dengan hal-hal yang haram, bagaimana lagi dengan orang-orang selain mereka?

”Ketika kami akhirnya mengetahui kejahatan itu, kami terpaksa memberhentikan semua pegawai yang terlibat,” direktur itu kembali menjelaskan. ”Beberapa waktu setelah itu, orang yang memimpin pencurian itu mengirimkan sms kepada saya, meminta maaf, dan memohon agar diperkenankan kembali bekerja di rumah sakit. Karena selama ini saya cukup dekat dengannya dan selalu mempercayainya (walaupun kemudian ia mengkhianati kepercayaan itu), maka saya pun memaafkannya dan menerimanya kembali bekerja. Tapi ....”

”Apakah hal itu kembali terjadi?” saya bertanya penasaran.

”Kejadian itu memang terjadi lagi. Benar-benar tak dapat dimengerti. Baru saja dimaafkan dan diterima bekerja kembali, begitu melihat kesempatan untuk melakukan kejahatan, ia segera mencoba untuk melakukannya lagi. Tapi kali ini perbuatannya segera diketahui.”

”Saya memanggilnya ke ruangan saya,” direktur itu meneruskan ceritanya. ”Saya mengingatkan dia tentang semua yang telah difahaminya, tentang haramnya mencuri, tentang iman pada Allah, dan banyak hal lainnya.”

”Apakah ia menyesali perbuatannya?” tanya saya.

”Dia hanya diam saja,” direktur ini menjawab dengan nada kesal, seolah pegawai itu masih ada di ruangan itu juga. ”Tidak ada ekspresi di wajahnya. Tidak ada rasa takut pada Allah. Tidak ada perasaan malu karena telah melakukan perbuatan itu. Seolah-olah hatinya telah membeku. Saya benar-benar tak bisa memahami hal itu.”

”Saya tak bisa membiarkan hal ini lebih jauh,” sambung direktur itu lagi. ”Sebelum ini saya tidak mau melaporkan pencurian ini kepada polisi. Tapi sekarang saya terpaksa melaporkannya. Dan ketika saya menyebutkan tentang polisi di depannya, wajah pegawai itu langsung berubah. Ia mulai merasa khawatir dan ketakutan. Ah, rupanya dia tidak takut kepada Allah. Dia hanya takut kepada polisi. Ya sudahlah, biar ia menyelesaikan urusannya dengan polisi dan menikmati hari-harinya di penjara.”

Saya lama merenungkan cerita itu. Sudah separah inikah perilaku mencuri dan korupsi di negeri ini? Kalau kepada Allah seorang sudah tak lagi takut, maka tak banyak hal yang dapat menahan seseorang dari melakukan keburukan. Kita berlindung kepada Allah dari hal semacam ini.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Alwi Alatas ||| Seorang Penulis lebih dari 20 buku diantaranya adalah serial pahlawan "Al Fatih","Tariq bin Ziyad","Nurudin Zanki". | saat ini sedang studi doktoral di IIUM. Buku terbaru beliau disini

Red : Ihsan
Nama

AA,37,Abas,14,Acara,2,AdabIlmu,2,Admin,147,Advetorial,3,Afiliasi,1,Agenda Pengajian,2,Agenda Universitas Indonesia,9,Aksi Bela Islam,4,anak,1,Andi,10,Arif,18,Arjjuna,2,Arti Pendidikan,1,Award,3,bahasa,1,BBM,3,Beasiswa,48,Beasiswa Luar Negeri,3,bedah buku,2,Belajar,3,Belajar Dari Semut,1,Belajar Internet Marketing,1,Belajar SEO,1,benato musollini,1,Berdaulat,74,Biaya Persalinan,2,BINUS University,1,Biografi Pemimpin Muslim,2,Bisnis,11,Blogger,1,Branding,1,Buku,7,BUMN Outlook,1,Buya Hamka,3,Cembung,29,Cerita,8,Cerpen,8,Cinta,4,Coklat,1,CPM,2,Doa Nabi,1,Dompet Dhuafa,3,Donasi,2,Dunia Sepeda,2,Ekonomi,7,Entrepreneur,6,Esai,4,Event,381,Facebook,2,Facebook Marketing,2,FAK,2,Fakta Dunia,1,Fatih,1,Fight,1,Finansial,1,Fisika,7,Forex,1,Forum Indonesia Muda,5,ForumForID,1,Foto,2,Freelance,1,FutureShaper,24,Gambar,1,Gerakan Sosial,6,Ghufron,13,Guru Bangsa,2,HabibRizieq,14,Hadist Pilihan,7,Hanya Allah,1,Hardiknas,1,Hikmah,53,Hit Obat Nyamuk,1,homoseks,1,HotPost,430,HTML,1,Hujjatul Islam,10,Hukum,1,Idul Fitri,1,Ikhlas,1,Ilmu,1,Imam Ahmad,3,Imam Syafii,2,Impian,2,Indonesia,76,Infografis,1,Inspirasi,4,Institut Teknologi Bandung,1,Intelektual,2,Internet Marketing,6,IRF,1,Islam,99,Islam Nusantara,2,Islamic Book Fair,1,Islamic Book Fair 2015,3,isu,1,IT,3,Jakarta,2,Jam Tangan,1,Jazz,1,Jelajah Kampung,1,Jelajah Kampus,1,JIB,2,Job Fair Jakarta,2,Jurnalistik Mahasiswa,2,Jurnalistik.,1,Kajian,2,Kajian Islam,1,Kajian Media,1,Kalimat Bijak,1,Kalimat Motivasi,1,Kampung Sarjana,32,Kampus,3,Karakter Bangsa,2,kartini,1,Karya Tulis,2,kebangkitan islam,28,Kebangkitan Nasional,1,Kejayaan Majapahit,1,Keluarga Baik,1,Kemiskinan,2,kesehatan,2,KH Abdullah Faqih,1,Kimia,1,Kisah,7,Kisah Sukses. Tip Top,1,KisahDai,8,KKG,1,Komentar Jalanan,1,Komersialisasi Pendidikan,7,Kompetisi,10,Kompetisi Islam,1,Konten,1,KreAksiMuda,39,Kualitas Guru,1,Kuliah Audio,15,Kultwit,22,Lari,1,LGBT,2,Logo Marketing,1,lomba,47,Lomba Blog,1,Lomba Film Dokumenter,1,Lomba Menulis,2,Lowongan Kerja,2,LPDP,2,Ma Chung Blog Competition 2010,2,Maaf,1,MadeInIndonesia,3,Mahasiswa,8,Marketing,1,Marwan,1,Matematika,1,Maula,5,Media Belajar,4,Media Islam,1,Media Sosial,5,MedPart,110,Membaca,1,membuat blog,24,membuat konten,1,Menulis,4,Menulis yuk,5,monetize,2,Motivasi,38,Motor Tercepat,1,Mudik,1,Muhammad,1,Muslim Indonesia,2,Nasihat,1,Nasihat Ulama,7,Negara,1,Neoliberalisme,4,ngeblog,1,Nik Abdul Aziz Nik Mat,1,Open Recruitment,1,Opini,82,Pahlawan,62,Pahlawan Indonesia,6,Pahlawan Wanita,1,PahlawanBicaraPendidikan,5,Pameran Buku,1,Pancasila,3,Parlemen,1,Parodi,1,Pejuang,4,Pelajaran Agama,1,Pelatihan Pemuda,1,Pemikiran Khawarij,1,Pemimpin,13,Pemimpin Indonesia,3,pemuda,17,penaaksi,1,Pendidik,3,Pendidikan,74,Pendidikan di Daerah,3,Pengkhianat,1,Pengusaha,1,Penulis Tamu,92,Peradaban,8,Perang Pemikiran,1,perempuan,1,Pergerakan,6,Pergerakan Mahasiswa,13,Peristiwa,12,Perjalanan Hidup,2,Perjuangan,3,Perpustakaan,2,Persiapan,1,Pesan Nabi,2,Pesan Rasulullah,2,Peserta didik,1,Pesta Wirausaha,1,Petisi,3,Photoshop,1,Pidato,1,Pilkada,1,Podcast Orasi Santai,5,Politik,58,Poster,3,PPI UKM,1,Press Release,4,Pribadi,1,Prihatin,1,Proklamasi,1,Propaganda Media,2,Puasa,5,Puisi,12,PUSHAMI,3,Putri,3,Quote,1,Qur'an,3,Rakyat,1,Ramadhan,14,Rasulullah,2,ReflAksi,8,Resensi Buku,37,Resensi FILM,2,Review,5,Review Buku,6,Rezaki,2,RUU PT,2,Sahabat,1,Sahabat Rasulullah,1,Sains,42,Sajak,1,Satir,1,Sedekah,2,Sejarah,11,Seminar,1,Seminar Akbar,2,Sentilan,1,Sepak Bola,1,Shalahuddin,1,Siswa,3,skripsi,1,SmartGenerationMentorship,4,SMP,1,Social Movement,3,Stimuno,1,Store,1,Subsidi,1,Super Camp,1,SyaikhAA,11,Syukur,1,Taklid,1,Tanpa Jil,1,Teater Sastra,3,Tebar Qurban 2014,1,teknologi,6,Template,1,Terorisme,2,Tim Bola Indonesia,2,Tips,2,Tips Menulis,12,Toko Online,2,Tokoh,18,Tokoh Muda,18,Tools Gratis,1,Tridharma Perguruan Tinggi,4,Trisakti,1,Tutorial,1,Udin,2,Ujian Nasional,6,Ulama,6,Umum,59,Unduh,1,Universitas,2,universitas katolik parahyangan,1,Universitas Negeri Jakarta,2,UNJ,1,UNJkita,1,video,4,Wirausaha,6,Wisata,1,Wordpress,1,Yohanes Surya,1,Yotube,1,Zain An Najah,1,
ltr
item
Belajar Dinamis & Idealis: Berulang Kali Mencuri
Berulang Kali Mencuri
http://4.bp.blogspot.com/-qNl1r6_6MHo/UwHPkttc-wI/AAAAAAAAFbo/5knpFLsItD8/s1600/1891746_614656548607830_1054014018_o.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-qNl1r6_6MHo/UwHPkttc-wI/AAAAAAAAFbo/5knpFLsItD8/s72-c/1891746_614656548607830_1054014018_o.jpg
Belajar Dinamis & Idealis
http://www.penaaksi.com/2014/02/berulang-kali-mencuri.html
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/2014/02/berulang-kali-mencuri.html
false
5161257070308476956
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy