Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sholat Kok Emosi

Shalat. Mencegah perbuatan keji dan mungkar, tapi kalau magrib tadi, saya malah berbuat emosi tepat dalam shalat
Yaa, itu semua gara2 beberapa anak kecil yang bercanda. Saling dorong, saling menjatuhkan, persis seperti sepak bola liga indonesia -rusuh-.
Saya tak mungkin marah pada anak kecil. Karena nabi tak pernah mengajarkan. saya marah pada bapak anak2 itu. Mengapa mereka
membiarkan anaknya buta dalam shalat, mengapa tega membiarkan mengganggu jamaah lainnya. Bukankah saat ijab qabul, sang ayah bersedia membahagiakan keturunan dengan memberikan nafkah.

Yaa, bekerja seharian. membanting tulang jemur punggung. Kaki di kepala, kepala di kaki memang harus. namun, tak ada ruginya menyelipkan waktu untuk mendidik dan mengarahkan dalam shalat.

Mungkin, ada yang berkata, biarinlah. Namanya juga anak kecil.
Yaa, maka itulah. Mumpung masih kecil mari diarahkan.....

:astig:
Muhamad ase dan ketidakkhusuan
Post ADS 1