Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tempat Sampah Portable untuk Indonesia Bersih

Mengapa tempat sampah portable? 

Kementerian Lingkungan Hidup mencatat rata-rata penduduk Indonesia menghasilkan sekitar 2,5 liter sampah per hari atau 625 juta liter dari jumlah total penduduk.Namun, kuantitas tempat sampah di tempat umum dan rumah belum seimbang antara volume sampah dan jumlah sampah yang dihasilkan dari kegiatan manusia sehingga masyarakat dapat membuang sampah di sembarang tempat. Sampah disembarang tempat tentu akan mengurangi kebersihan, keasrian, dan keindahan lingkungan.Pada tanggal 27 Januari 2012 dalam acara pembahasan rencana program “Gerakan Indonesia Bersih, Asri, Indah (Berseri)” di Ballroom Lt 1, Hotel Lumire Jakarta Pusat, Sesmenko Kesra Indroyono Soesilo mengatakan visi gerakan tersebut adalah bersama segenap modal sosial bangsa, menjadikan Indonesia bersih, asri dan indah. Misinya yaitu menggerakan segenap komponen bangsa menuju Indonesia yang bersih.Pernyataan ini memberi isyarat bahwa masalah sampah dan kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. 

Padaumumnya tempat sampah mempunyai ukuran, sifat,dan bahan yang bervariasi.Volume yang besar dan bersifat kaku menyebabkan tempat sampah sulit dipindah dan dibawa atau dengan kata lain tidak praktis. Tempatsampahseringditemukanberbahanplastik.Namun, kantung plastik ikut melapisinya sehingga tidak efesien dan tidak ramah lingkungan. 

.Oleh karena itu,perlu diciptakan alat yang berpotensi untuk mencegah masyarakat membuang sampah di sembarang tempat, memudahkan masyarakat membuang sampah di tempatnya dengan praktis d imanapun, dan mengurangi penggunaan kantung plastik, serta memanfaatkan ruang seminimal-minimalnya. Tempat sampah portable berpotensi sebagai solusi permasalahan sampah untuk Indonesia bersih. 

Teknik perancangan 
Gambar 2. Tempat sampah portable dengan ukurannya yang minimalis dan berbentuk seperti tas jinjing membuat tempat sampah ini fleksibel dan efisien 

Gambar 3. Tempat sampah portable setelah dibuka retsleting utama 
Gambar 4. Tempat sampah portable ukuran maksimum 


  1. Menyiapkan alat dan bahan 
  2.  Menentukan ukuran tempat sampah yang ingin dibuat, padascience project ini tinggi 40cm dengan diameter 20cm 
  3.  Membuat dua tutup tempat sampah dengan memotong kertas daur ulang dengan diameter 20cm 
  4.  Memotong bahan parasut dengan ukuran 62,8cmx40cm 
  5. Menjahit retsleting pada kedua tutup tempat sampah portable dengan panjang 62,8cm (seperti gambar 4) 
  6. Menjahit retsleting pada bahan parasut sepanjang 47,1cm sebagai tempat memasukan sampah (seperti gambar 4)
  7. Menjahit tempat sampah portable sesuai gambar 4 
Teknik pengujian 

Pengujian yang dilakukan pada science project ini adalah pengujian daya tahan tempat sampah portable terhadap berat sampah. Untuk mengetahui daya tahan tempat sampah portable ini dilakukan pengujian dengan tahap: 

  1. Menghitung ketebalan kertas daur ulang dan jenis parasut. 
  2. Membuat tempat sampah portable dari bahan a. 
  3. Berikan beban berkala dari 0,1kg,0,2kg, dan kelipatan yang sama hingga beban maksimal. 
  4. Lihat perubahan dan ketahanan bahan tempat sampah portable. 
  5. Menentukan batas maksimal berat sampah yang dapat di tampung oleh tempat sampah portable. 

Pencipta: Andi Ryansyah, Adhi K, dan Rahmat Fadrikal, [Universitas Negeri Jakarta]

andi.ryansyah.5@facebook.com Twitter :@a2j2be
Post ADS 1