Merencanakan Kerugian

SHARE:

Oleh : Muhammad Maula Nurudin Alhaq*   Entah prihatin atau senang, saya mulai resah melihat perkembangan virus-virus entrepreneur ...

Oleh : Muhammad Maula Nurudin Alhaq*
 
Entah prihatin atau senang, saya mulai resah melihat perkembangan virus-virus entrepreneur akhir-akhir ini. Nampaknya tren menjadi entrepreneur sudah mewabah kemana-mana, ini sebenarnya hal yang sangat bagus, apalagi memang suatu kenyataan bahwa bangsa yang maju bisa dilihat dari berapa persen entrepreneur yang berada di sana.

Saya ndak akan membahas tentang: apakah sama definisi entrepreneur dan pengusaha, banyak pendapat yang berseliweran. Namun saya ingin membahas tentang sebuah poin yang saya rasa cukup penting: Modal belajar untuk menjadi pengusaha. Tentang merencanakan kerugian.

Selama saya berkecimpung menjadi entrepreneur, saya berpikir ada hal-hal yang perlu kita sadari dan perhatikan jika ingin menjadi entrepreneur atau pengusaha. Saya teringat dengan salah satu usaha saya bersama tim di bidang kaos kampus Universitas Indonesia, bitWEAR Clothing. Bisnis ini sangat menjanjikan, dengan konsep 'Tanpa modal', kami berhasil mencapai penjualan 2000 pcs lebih kaos dalam waktu promo satu bulan. Hasil yang memuaskan, dimana jika dirata-rata maka terjadi penjualan 66 pcs kaos perharinya. Apakah itu dicapai dengan proses yang instan? ya ndaklah… kami membuat perencanaan tiga bulan lebih sebelum beraksi 'memborbardir UI', kami membahas dari berbagai sisi, dari segi desain, konsep kreatif, promosi, marketing, branding, produksi, packaging, distribusi, dll.

Proses kreatif yang cukup lama itupun memperlihatkan hasilnya, ya, 2000 pcs lebih itu bagi kami nilai yang fantastis untuk ukuran promo selama satu bulan dan dalam teritori pasar lokal dan lebih dipersempit: kampus UI. Akhirnya setelah masa promosi lewat, kami harus memulai berpikir untuk mengelola uang sekitar 100 juta lebih yang akan kami jadikan kaos dan tentunya mengambil laba dari situ.

Oke, singkatnya, jika dihitung dari budgeting yang telah kami perhitungkan, dari 100 juta-an itu kami akan mendapatkan laba bersih sekitar 45-50 juta, realnya memang segitu. Namun ternyata, planning yang sudah direncanakan jauh-jauh hari pun saat dibawa ke tataran real dunia nyata tidak semulus yang dibayangkan. Banyak 'ujian' yang hadir, banyak sekali dan ini benar-benar sudah masuk ke wilayah 'praktek' bukan teori lagi,ruang dimana yang akan membedakan antara praktisi dan akademisi tok. Ya, banyak hal yang belum kami ketahui sebelumnya, akhirnya bertubi-tubi datang menguji kami, entah dalam hal produksi, packaging, distribusi, dan lain-lain. Lalu, ya begitulah... keuntungan yang diperkirakan di awal akhirnya menyusut drastis hingga bahkan posisi manajemen hampir tidak mendapat keuntungan bahkan nombok :D. Hehe.

So? inilah dunia entrepreneur itu, agak kejam sih, namun sebagai seorang entrepreneur sejati (caelah..) akan melihat sebuah kerugian atau kebangkrutan sebagai uang belajar yang harus dibayar, ya benar! uang belajar.. saya sering menyebutnya biaya per-semester menjadi pengusaha atau entrepreneur. Hemm, tapi di sinilah poin yang akan saya tekankan, walau kita sebagai seorang entrepreneur telah mengetahui bahwa mind-set tentang kerugian seperti itu (uang belajar -red), namun jangan digampangkan atau sudah memutuskan bahwa bangkrut itu salah satu jalan menuju sukses, iya sih emang, but i will suggest you, cobalah untuk mengelola kebangkrutan. Please, jadi entrepreneur itu jangan modal nekat doang, bukan di situ titik pointnya, entrepreneur sejati itu nekat tapi terencana dengan matang, kalaupun bangkrut, ya bangkrutnya pun sudah direncanakan dengan matang.

Hah maksudnya bangkrut yang direncanakan? oke begini.. seperti contoh salah satu usaha kami di atas mengenai kaos UI, kami sudah merencanakan semuanya mendetail, hingga mencoba melihat yang belum kami lihat (bahkan walau sudah tahap seperti ini, saat memasuki realnya banyak sekali yang belum terlihat oleh kami, seru kan? :D), namun ternyata hasilnya berbeda walau kami sudah tahu jika begitu maka akan begini, kami pun siap menerima 'ujian' yang datang itu. Sehingga, bisa dibilang, uang belajar kami kemarin sekitar 35 juta-40 juta, besar kan? orang lain melihatnya sebagai kerugian. Tapi, kami bersyukur, kami telah berusaha merancang seideal mungkin, alhamdulillah kami hanya mengeluarkan uang belajar segitu, tidak sampai melebihi harga produksi, itu karena kami sudah merencanakan, bahkan merencanakan kerugian itu. Akhirnya apa? kami untung dong.. kami dengan 35 juta-40 juta itu akhirnya mampu mengetahui kesalahan-kesalahan kami apa, di mana yang salah, kenapa begini, kenapa begitu... akhirnya uang itulah yang menjadi SPP kami untuk belajar menjadi lebih baik lagi, ya, hanya dengan 35-40 juta kami sekarang sudah cukup banyak mengetahui selak-beluk bisnis kaos hingga mendetail dan mampu melihat yang dulu tidak bisa kami lihat.

Nah, itulah merencanakan kerugian atau kebangkrutan. Harus banyak persiapan, karena... ada lho yang karena kerugiannya nggak direncanakan, 'uang belajar' dia menjadi membengkak hingga ratusan juta, padahal bisnisnya sama-sama aja…. lucu ya, kalau tim kami uang belajarnya cuma sekitar 35-40 juta… eh ada yang lainnya ongkos belajarnya sampai ratusan juta. Dengan 35-40 juta kami bisa belajar untuk satu bisnis tentang clothing. Jadi, rencanakanlah misalnya dengan uang ratusan juta itu sebagai uang belajar untuk lima bisnis, jangan malah dengan uang belajar ratusan juta cuma dapet satu bisnis doang, nggak asik kan, rugi bandar. Nah, sekarang terlihat kan kalau 'uang semesteran' kami termasuk murah? hehehe… yuk, mari mulai dari sekarang, sama-sama kita berusaha merencanakan kerugian :D.

*Creativepreneur | Juara 2 Nasional “Mandiri Bersama Mandiri (MBM) Challenge” 2012 kategori Industri Kreatif | Mahasiswa D4 Kewirausahaan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB
t: @maulaozier

Buat Kamu yang ingin konsultasi, kirim pertanyaan ke penaaksi@mail.com , dengan subjek ‎ #KonsultasiBisni‬s 
Nama

AA,37,Abas,14,Acara,2,AdabIlmu,2,Admin,149,Advetorial,3,Afiliasi,1,Agenda Pengajian,2,Agenda Universitas Indonesia,9,Aksi Bela Islam,4,anak,1,Andi,10,Arif,18,Arjjuna,2,Arti Pendidikan,1,Award,3,bahasa,1,BBM,3,Beasiswa,48,Beasiswa Luar Negeri,3,bedah buku,2,Belajar,3,Belajar Dari Semut,1,Belajar Internet Marketing,1,Belajar SEO,1,benato musollini,1,Berdaulat,74,Biaya Persalinan,2,BINUS University,1,Biografi Pemimpin Muslim,2,Bisnis,11,Blogger,2,Branding,1,Buku,8,BUMN Outlook,1,Buya Hamka,3,Cembung,29,Cerita,8,Cerpen,8,Cinta,4,Coklat,1,CPM,2,Doa Nabi,1,Dompet Dhuafa,3,Donasi,2,Dunia Sepeda,2,Ekonomi,7,Entrepreneur,6,Esai,4,Event,381,Facebook,2,Facebook Marketing,2,FAK,2,Fakta Dunia,1,Fatih,1,Fight,1,Finansial,1,Fisika,7,Forex,1,Forum Indonesia Muda,5,ForumForID,1,Foto,2,Freelance,1,FutureShaper,24,Gambar,1,Gerakan Sosial,7,Ghufron,13,Guru Bangsa,2,HabibRizieq,14,Hadist Pilihan,7,Hanya Allah,1,Hardiknas,1,Hikmah,53,Hit Obat Nyamuk,1,homoseks,1,HotPost,430,HTML,1,Hujjatul Islam,10,Hukum,1,Idul Fitri,1,Ikhlas,1,Ilmu,1,Imam Ahmad,3,Imam Syafii,2,Impian,2,Indonesia,76,Infografis,1,Inspirasi,4,Institut Teknologi Bandung,1,Intelektual,2,Internet Marketing,7,IRF,1,Islam,100,Islam Nusantara,2,Islamic Book Fair,1,Islamic Book Fair 2015,3,isu,1,IT,3,Jakarta,2,Jam Tangan,1,Jazz,1,Jelajah Kampung,1,Jelajah Kampus,1,JIB,2,Job Fair Jakarta,2,Jurnalistik Mahasiswa,2,Jurnalistik.,1,Kajian,2,Kajian Islam,1,Kajian Media,1,Kalimat Bijak,1,Kalimat Motivasi,1,Kampung Sarjana,33,Kampus,4,Karakter Bangsa,2,kartini,1,Karya Tulis,2,kebangkitan islam,28,Kebangkitan Nasional,1,Kejayaan Majapahit,1,Keluarga Baik,1,Kemiskinan,2,kesehatan,2,KH Abdullah Faqih,1,Kimia,1,Kisah,7,Kisah Sukses. Tip Top,1,KisahDai,8,KKG,1,Komentar Jalanan,1,Komersialisasi Pendidikan,7,Kompetisi,10,Kompetisi Islam,1,Konten,1,KreAksiMuda,39,Kualitas Guru,1,Kuliah Audio,16,Kultwit,22,Lari,1,LGBT,2,Logo Marketing,1,lomba,47,Lomba Blog,1,Lomba Film Dokumenter,1,Lomba Menulis,2,Lowongan Kerja,2,LPDP,2,Ma Chung Blog Competition 2010,2,Maaf,1,MadeInIndonesia,3,Mahasiswa,8,Marketing,1,Marwan,1,Matematika,1,Maula,5,Media Belajar,4,Media Islam,1,Media Sosial,5,MedPart,110,Membaca,1,membuat blog,25,membuat konten,1,Menulis,4,Menulis yuk,5,monetize,2,Motivasi,38,Motor Tercepat,1,Mudik,1,Muhammad,1,Muslim Indonesia,2,Nasihat,1,Nasihat Ulama,7,Negara,1,Neoliberalisme,4,ngeblog,1,Nik Abdul Aziz Nik Mat,1,Open Recruitment,1,Opini,82,Pahlawan,62,Pahlawan Indonesia,6,Pahlawan Wanita,1,PahlawanBicaraPendidikan,5,Pameran Buku,1,Pancasila,3,Parlemen,1,Parodi,1,Pejuang,4,Pelajaran Agama,1,Pelatihan Pemuda,1,Pemikiran Khawarij,1,Pemimpin,13,Pemimpin Indonesia,3,pemuda,17,penaaksi,1,Pendidik,3,Pendidikan,74,Pendidikan di Daerah,3,Pengkhianat,1,Pengusaha,1,Penulis Tamu,92,Peradaban,8,Perang Pemikiran,1,perempuan,1,Pergerakan,6,Pergerakan Mahasiswa,13,Peristiwa,12,Perjalanan Hidup,2,Perjuangan,3,Perpustakaan,2,Persiapan,1,Pesan Nabi,2,Pesan Rasulullah,2,Peserta didik,1,Pesta Wirausaha,1,Petisi,3,Photoshop,1,Pidato,1,Pilkada,1,Podcast Orasi Santai,8,Politik,58,Poster,3,PPI UKM,1,Press Release,4,Pribadi,1,Prihatin,1,Proklamasi,1,Propaganda Media,2,Puasa,5,Puisi,12,PUSHAMI,3,Putri,3,Quote,1,Qur'an,3,Rakyat,1,Ramadhan,14,Rasulullah,2,ReflAksi,8,Resensi Buku,37,Resensi FILM,2,Review,5,Review Buku,6,Rezaki,2,RUU PT,2,Sahabat,1,Sahabat Rasulullah,1,Sains,42,Sajak,1,Satir,1,Sedekah,2,Sejarah,11,Seminar,1,Seminar Akbar,2,Sentilan,1,Sepak Bola,1,Shalahuddin,1,Siswa,3,skripsi,1,SmartGenerationMentorship,4,SMP,1,Social Movement,4,Stimuno,1,Store,1,Subsidi,1,Super Camp,1,SyaikhAA,11,Syukur,1,Taklid,1,Tanpa Jil,1,Teater Sastra,3,Tebar Qurban 2014,1,teknologi,6,Template,1,Terorisme,2,Tim Bola Indonesia,2,Tips,2,Tips Menulis,12,Toko Online,2,Tokoh,18,Tokoh Muda,19,Tools Gratis,1,Tridharma Perguruan Tinggi,4,Trisakti,1,Tutorial,1,Udin,2,Ujian Nasional,6,Ulama,6,Umum,59,Unduh,1,Universitas,2,universitas katolik parahyangan,1,Universitas Negeri Jakarta,2,UNJ,1,UNJkita,1,video,4,Wirausaha,6,Wisata,1,Wordpress,1,Yohanes Surya,1,Yotube,1,Zain An Najah,1,Zubair,1,
ltr
item
Belajar Dinamis & Idealis: Merencanakan Kerugian
Merencanakan Kerugian
http://4.bp.blogspot.com/-7Cn8G10bPs0/UlqmGxBte6I/AAAAAAAAEw4/9MxEZ-rZQmQ/s200/business-pac-man-chased-by-ghosts-14575-1280x800.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-7Cn8G10bPs0/UlqmGxBte6I/AAAAAAAAEw4/9MxEZ-rZQmQ/s72-c/business-pac-man-chased-by-ghosts-14575-1280x800.jpg
Belajar Dinamis & Idealis
http://www.penaaksi.com/2013/10/merencanakan-kerugian.html
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/
http://www.penaaksi.com/2013/10/merencanakan-kerugian.html
false
5161257070308476956
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy