Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hari Ciliwung 2013


Komunitas Ciliwung Menjadikan Senggawangan sebagai Maskot Ciliwung, bertujuan mengangkat kembali kearifan lokal untuk menghormati dan menjaga kehidupan sungai. Diharapkan suatu saat kita rindu akan jaman dulu, mendengar nasehat-nasehat dari para orang tua “nak, awas jangan main di situ, di situ tempatnya Senggawangan” atau ada anak anak yang berteriak “eh, kayanya ada yang nyenggol kaki saya” berpikir kakinya tersentuh Senggawangan lewat, padahal mungkin hanya dorongan sampah kayu yang lewat ketika dia berenang.

Kita juga akan rindu dengan pesan untuk hanya mengambil ikan secukupnya di sungai, menyisakan untuk "jatah" makanan Senggawangan, bukannya malah mengambil sebanyak banyaknya dengan racun putasium / tuba yang mematikan semua biota sungai sampai ke telur telurnya, dan merusak sungai sebagai sumber daya air bersih, ternyata Konservasi bukan sesuatu yang baru, ternyata prinsip dasar konservasi telah dilakukan di Ciliwung oleh orang orang tua kita jaman dulu.

Munculnya Senggawangan yang masuk daftar merah oleh Badan Konservasi Intern -asional IUCN memberi peringatan kepada kita bahwa pentingnya Perlindungan Habitat untuk kelangsungan hidup keanekaragaman hayati Ciliwung merupakan suatu keharusan, terukur dan memiliki jangkauan yang berkelanjutan (Sustainable).


2. KERANGKA PEMIKIRAN
a. Fungsi Strategis Sungai Ciliwung
b. Fungsi Ekologis
c. Fungsi Ekonomis
d. Pendidikan dan Konservasi

3. TEMA Hari Ciliwung 2013 :
Mewujudkan Taman Keanekaragaman Hayati Sungai Ciliwung (Ciliwung Biodiversity Park) Konservasi Berbasis Masyarakat.

6. MEKANISME KEGIATAN

- Pra Persiapan Acara tanggal 9 dan 10 November 2013 di laksanakan di 6 titik (Puncak , Bojong, Depok, Condet, Pejaten Timur, Cililitan)
- Pembangunan Saung Komunikasi di 3 titik lokasi (Depok, Bojong Gede, Kampung Kramat/K3 Cililitan)
Pemetaan titik perlindungan (Simatupang, Kalibata)
- Pemetaan titik sampah (Simatupang, Kalibata)
- Puncak Acara Hari Ciliwung 11.11.2013 di Condet Balekambang

7. DUKUNGAN :
- Komunitas Ciliwung Puncak – Jawa Barat
- Ciliwung River Fishing Community
- Komunitas Peduli Ciliwung Bogor
- Komunitas Ciliwung Bojong Gede
- Komunitas Ciliwung Depok
- Komunitas Ciliwung Condet Jakarta
- Sekolah Alam Ciliwung
- Komunitas Ciliwung Pejaten Timur
- Komunitas Kampung Kramat (K3), Cililitan, Jakarta




8. KERJASAMA – KERJASAMA :
- Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)
- Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup DKI (BPLHD)
- Kelurahan Condet Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur
- Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
- Kelurahan Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur
- Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur
- Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan
- Sudin kebersihan Jakarta
- Komando Pasukan Khusus (Kopassus)

9. UNDANGAN - UNDANGAN :
- Kementerian Lingkungan Hidup
- Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
- Kementerian Pertanian dan Kehutanan
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat
- Bupati Bogor
- Walikota Depok

10. MEDIA :
- Ciliwung Institute
- Cinta Puspa Satwa
- Cetak
- Elektronik
- Online

11. SPONSORSHIP :
- Swasta/ Pengusaha
- Donasi yang tidak mengikat
- Simpatisan

12. UPAYA UPAYA :

- Pendidikan lingkungan alam sejak usia dini (Sekolah Alam Ciliwung);
- Media yang dapat diakses bagi masyarakat yang ingin mengetahui permasalahan sungai ciliwung dan atau kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas – komunitas serta berperan serta secara langsung (Ciliwung Institute);
- Melakukan pembibitan, penanaman dan perawatan dengan tujuan melestarikan tanaman khas lokal sungai Ciliwung (Ciliwung Nursery);
- Kampanye Lingkungan (Ciliwung Art Studio);
- Advokasi Ciliwung

13. HARAPAN :
- Terciptanya sinergi dalam pengelolaan sungai Ciliwung;
- Ciliwung menjadi ruang publik yang nyaman, memiliki Taman Keanekaragaman Hayati Ciliwung (Ciliwung Biodiversity Park);
- Jakarta dan Jawa Barat memiliki taman keanekaragaman hayati di sungai Ciliwung, ruang terbuka hijau, Laboraturium alam dan menjadi taman wisata;
- Penegakan hukum

Post ADS 1