Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memilih Dengan Iman

Ahok mengutip bukunya dalam sidang kemarin. Orang yang memilih dengan iman di anggap gak berani bertarung dengan visi,misi,program

Ahok juga mempersalahkan orang yang mengajak memilih pemimpin yang seiman
sumber ahok pun cuma "teman-teman"

Bagi dia gara-gara "memilih seiman" banyak SDM dan Ekonomi yang tersia-siakan, bagi ahok karena "memilih seiman" kita mendapatkan pemimpin terburuk dari yang terburuk.
Wajar aja dia #MenistakanQuran, Al-Maidah51 itu ngurusin "Memilih Seiman" . memang sudah dongkol si masbro sama konsep "memilih seiman"

Memilih seiman adalah ajaran agama Islam. Memilih sesama iman adalah hak umat Islam.
Memilih sesama iman adalah kedisiplinan & kejujuran umat islam terhadap ajaran agamanya. Lalu siapa yang tidak toleran dan memaksakan kehendaknya?

Sudah gitu ahoax masih gak merasa menista juga dia. yaaa harap maklum aja sob kagak akan paham si ahoax sebelum mengimani & mempelajari. (mudah2an dapat hidayah Allah SWT)
Di bawah ada survei LSI, bisa jadi pertimbanngan menambah wawasan. Bagaimana komposisi muslim dan nonmuslim.

ya memang hasil survei pasti ada errornya, sekedar wawasan aja. :)

Di akhiri dengan keterangan dari ulama di MUI, " Bukan kami yang masuk wilayah politik, tapi Ahok yang masuk Wilayah Agama Islam"
#Spirit212 #PenjarakanPenistaAgama


Skenario Allah di Al Quran Al Maidah 51- 58

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Al-Maidah 51)

Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana". Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. (Al-Maidah 52)

Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: "Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?" Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi. (Al-Maidah 53)

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. (Al-Maidah 54)

Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah). (Al-Maidah 55)

Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang. (Al-Maidah 56)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman. (Al-Maidah 57)

Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal. (Al-Maidah 58)
Post ADS 1