Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Para Pelopor

Foto ini di ambil tahun 2011 di Kampung Cibuyutan Kabupaten Bogor. saya lupa tepatnya bulan apa yang pasti saat itu kita semua masih di ruang lingkup BEM FMIPA UNJ. Saya sendiri baru aja dipilih jadi tukang bersih-bersih di Tank Mipa

Foto ini merekam takdir Allah dimana saya dkk memulai langkah pertama membangun Kampung Sarjana (KS). Di foto bisa terlihat ada 6 mahasiswa, 1 Guru MI yang menginspirasi, & 7 siswa MI. Kami berdiri tegap berlatar sekolah tak layak di sebuah bukit tanpa listrik (saat ini listrik tenaga surya sudah masuk sejak 2014).

Saya tidak menyangka, dan memang atas kehendak Allah SWT seluruh siswa laki-laki di gambar masih terus sekolah hingga saat ini.

anak paling kecil yang pundaknya saya pegang adalah Syarif, dia sekarang sudah sekolah tingkat MTS di megamendung dan menjadi penghafal Qur'an. Terakhir ikut kegiatan pembinaan KS Hafalannya sudah 6 Juz, Mungkin saat tulisan ini di publikasikan hafalanya telah bertambah semakin banyak. Alhamdulillah sekarang dia sudah kelas 8.

Di sebelah syarif anak yang memakai baju bola adalah Yayan. saya masih ingat betul di tahun 2013 saat Jelajah Kampus ke-1 yayan adalah objek becandaan oleh teman-temannya yang lebih tua karena ia saat itu masih kelas 7 sedangkan yang lain sudah kelas 8 & 9. Saat ini ia tumbuh menjadi pemimpin dan aktif di eskul Pramuka. menjadi perwakilan kecamatan Jonggol, & menjadi pelatih Pramuka di beberapa sekolah tingkat SMP/MTS. Saat ini dia sedang sekolah di kelas 10. Masih sering dibecandain? sudah gak dong. Karir Pramukanya cukup cemerlang dan ia sudah menjadi pemimpin untuk adik-adiknya.

Selanjutnya ke anak yang baju putih. eh geser dulu deh ke anak laki-laki yang pakai topi dengan jaket kotak-kotak. Anak ini namanya Ocep. Ia adalah salah satu anak dengan mental yang paling kuat menurut saya. Sudah lumrah anak-anak cibuyutan ketika peralihan dari MI/SD ke SMP/MTS mereka mendapatkan banyak tantangan mental harus berjauhan dari orang tua, tinggal di kampung orang, di sekolah kadang diejek, atau yang paling berat adalah kehabisan bekal. Semua mereka jalani karena di kampung mereka di atas bukit hanya ada sekolah SD/MI, jadi untuk lanjut sekolah harus merantau agak jauh dari kampung.

Waktu kelas 8 Ocep sempat berhenti sekolah selama satu tahan. berbagai macam penyebab yang membuat ia harus berhenti selama satu tahun. memang ketika kelas 7 ocep sempat sakit-sakit dan rindu untuk selalu pulang ke kampung. mentalnya belum siap untuk merantau. setelah komunikasi, bujukan, rayuan yang cukup panjang oleh tim KS akhirnya Ocep berani untuk terus sekolah hingga saat ini sudah kelas 9 dan mau lanjut ke kelas 10.

Menurut saya Ocep telah mengambil pilihan yang sangat berani. Harus memulai lagi di kelas 8 ketika teman-temannya  sudah berada satu tingkat di atas ia. Anak bukit, putra buruh tani, bekal materi pas-passan, tinggal kelas pula. Beranikan nih anak? Kerenlah.

Berikutnya adalah anak berbaju putih. Namanya ridho biasa di panggil dodo. Dia adalah sang pelopor, ia adalah contoh, ia adalah panutan. Ketika ia & harun (tidak ada di dalam foto) berani untuk memulai putra kampung cibuyutan yang sekolah ke SMP, yang lain mengikuti langkahnya untuk juga sekolah SMP. begitu juga ketika SMA, semuapun juga jadi berani untuk sekolah ke SMA. Sekarang sudah ada 6 anak yang sekolah tingkat SMA.
Kegiatan Kampung Sarjana 11-12 Maret 2017
Dodo adalah contoh anak dengan kemauan kuat, dukungan orang tua "agak" kurang. bahkan beberapa kali orang tuanya  meminta dodo untuk bekerja saja daripada bersekolah. Namun dodo tetap jalan terus, ia yakin dapat membawa perubahan untuk kampungnya.

"seharusnya kita-kita ini malu sama kakak-kakak kampung sarjana, masa orang lain yang membangun kampung kita, kita harus menjadi penggerak utamanya." ujar dodo ketia evaluasi kelas inspirasi kampung sarjana. saya lupa tepatnya kapan.

Dodo cukup aktif berorganisasi, ketua osis, anggota paskibra, dan segudang prestasi di bidang MTQ. silahkan cek: https://kitabisa.com/bantudodojadisarjana . Sekarang Ujian nasional kian dekat. Fase berikutnya yaitu dunia perkuliahan siap memberikan tantangan kepada Dodo dan Harun. Mohon doanya saat ini Dodo dan Harun lagi persiapan beasiswa bidik misi dan ujian masuk universitas.

Yuk Patungan Bantu Dodo dan Teman-temanya menjadi Sarjana Pertama di Kampungnya

Dana yang terkumpul akan di gunakan untuk program Beasiswa Sarjana Taqwa dan persiapan Dodo dan Harun, seluruh adik binaan kampung sarjana menuju perguruan tinggi dan kelak kembali lagi membangun kampungnya sendiri.

#PengembanganMasyarakat #Pendidikan #Sarjana
Post ADS 1