Perdebatan tentang kebenaran dalam umat islam sudah terjadi sejak zaman para sahabat masih hidup,perbedaan pendapat dalam politik yang akhirnya memunculkan dua kelompok baru seperti khawarij dan syiah adalah awalan dari sejarah panjang perdebatan umat islam dalam mentafsirkan siapakah yang paling benar diantara mereka.
18 Februari 2012
04 Februari 2012
Tentang Janji
Pernahkan melakukan percobaan sederhana dalam kelas IPA semasa sekolah ? prinsipnya setiap percobaan ialah membuktikan hasil teoritis dari sebuah ilmu ataupun topik tertentu. Misalnya percobaan sederhana mengenai gravitasi dengan sebuah bandul, dengan teori (sebuah persamaan) yang menghubungkan dengan periode bandul dengan gravitasi, nantinya hasil perhitungannya akan sekitar 9,8 m/s2 (di bumi). Sebuah pelajaran berarti ketika percobaan menepati ‘janji’ dari sebuah teori. Ya itulah sifat alamiah alam menepati janji.
27 Januari 2012
Fisika, sebuah perjalanan
“Saya dapat melihat jauh ke depan karena , Saya berada di atas pundak raksasa”(Isaac Newton)
Selama ini kita mengenal fisika hanya dari satu sisi, jika kita ibaratkan fisika sebagai sebuah koin. Sisi yang kita lihat itu dari apa, kenapa, dan bagaimana, sedangkan sisi satunya; siapa, kapan, dan di mana jarang kita melihatnya. Memang dalam kebutuhan akademik, mempelajari fisika secara formal tidak terlalu mementingkan siapa, kapan, dan di mana. Akan tetapi, untuk mengenal lebih dalam perlu rasanya kita ketahui bagaimana fisika dalam perkembangannya. Seperti Newton yang memiliki pandangan begitu jauh ke depan dari zamannya karena Newton mengetahui pemikiran-pemikiran sebelumnya dari Galileo dan pemikir lainnya, yang dikatakannya Newton dia berada di atas pundak raksasa.
13 Januari 2012
Bijak Menilai Taklid
Taqlid bukanlah hal yang asing bagi masyarakat indonesia,terutama bagi para masyarakat nahdiyin (Nahdatul Ulama),namun sering kali masyarakat umum di luar Nahdiyin menilai taqlid dengan perspektif negatif. Sesungguhnya taqlid adalah ijtihad ulama terdahulu dalam berdakwah di bumi indonesia.masyarakat kini hanya menilai dengan satu sudut pandang saja, dan tidak tahu atas dasar apa taqlid dilberlakukan para ulama saat itu kepada masyarakat awam dalam beragama Islam.
Langgan:
Entri (Atom)



