Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

GERAKAN PENDIDIKAN OLEH PEMUDA INDONESIA

Oleh: Muhamad Handar

Generasi muda, sebagai motor pergerakan dan perubahan bangsa, menjadi salah satu aset utama perubahan di negeri ini. Pemuda adalah agen perubahan, lebih dari itu, pemuda adalah aset perubahan. Berbagai gerakan kepemudaan yang lahir dan berkembang saat ini, membawa virus optimisme yang semakin kuat akan arah bangsa di masa depan. Generasi yang kuat dan optimis. Karakter dari individu yang seperti itulah yang dibutuhkan bangsa ini, untuk menciptakan ekosistem perubahan dan sosok kepemimpinan dari tiap-tiap pundak pemuda Indonesia.

Sebagai contoh salah satu gerakan kepemudaan di Indonesia dengan slogan “Muda, Mendidik, Membangun Bangsa”, gerakan kepemudaan yang diinisiasi oleh Youth Educators Sharing Network (Youth ESN), mengajak para pemuda di seluruh Indonesia menciptakan suatu perubahan bangsa melalui bidang pendidikan. Salah satu diantaranya dari kegiatan Youth ESN, yaitu Youth Educators Regional Training 2013 (YERT 2013) yang berlangsung diselenggarakan secara serentak 10 daerah di Indonesia pada tanggal 28-29 Desember 2013.

Youth educators regional training (YERT) merupakan sebuah pelatihan regional tentang langkah sederhana namun berdampak besar yang dapat dilakukan oleh para pemuda/pemudi Indonesia untuk menjadi seorang pendidik yang bisa memajukan pendidikan di Indonesia. Tahun 2012 lalu, Youth ESN telah sukses menyelenggarakan YERT 2012 di 4 kota: Lampung, Malang, Tangerang, dan Temanggung. Di tahun ini, sebagai wujud aksi nyata atas diadakannya NFEC 2013 yang telah diselenggarakan pada tanggal 26-27 Oktober 2013, YERT akan kembali lagi dengan memperluas daerah jangkauan, sehingga diharapkan agar semangat mendidik muda bisa tersebar lebih luas lagi. Dengan mengusung tema “Education to Employment: What Would (Youth) Educators Do?”, YERT 2013 akan diselenggarakan di sepuluh wilayah yaitu Aceh, Palembang, Lampung, Jakarta, Solo, Yogyakarta, Malang, Bali, dan Lombok Barat. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama panitia YERT 2013 dengan pemuda/i lokal yang peduli dan ingin berkontribusi pada perkembangan pendidikan.

Jakarta sebagai salah satu regional dilaksanakan YERT tahun ini memiliki peranan penting dalam perkembangan dan kemajuan Indonesia yang notabennya merupakan Ibu Kota Negara Republik Indonesia yang salah satunya dapat diwujudkan melalui pendidikan. 
Menurut data BPS provinsi DKI Jakarta pada tahun 2012, pengangguran di Jakarta mencapai 5,37 juta orang, bertambah 224,74 ribu orang dibanding dengan jumlah angkatan kerja Agustus 2011 yaitu 5,14 juta orang. Data tersebut menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun, pengangguran di Jakarta terus beartambah banyak. Menurut BPS, hal tersebut disebabkan karena kenaikan upah buruh yang menyebabkan buruh di PHK. Selain itu, banyak imigran yang datang ke Jakarta turut berkontribusi terhadap angka pengangguran. Selain itu, tak sedikit dari pengangguran tersebut yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Sangat disayangkan, mereka yang memperoleh pendidikan sebagai persiapan menuju dunia kerja masih belum dapat memenuhi permintaan pasar dunia kerja. Hal ini kemudian layak dipikirkan, mengenai apa penyebab para lulusan perguruan tinggi tidak dapat memenuhi permintaan pasar dunia kerja. 

Melalui YERT 2013 ini diharapkan dapat menyadarkan dan mengajak pemuda Jakarta untuk peduli dengan permasalahan pendidikan di sekitar mereka. Selain itu, melalui kegiatan ini peserta juga diharapkan dapat turut berkontribusi dalam pembangunan masa depan masyarakat Indonesia ke arah yang lebih baik melalui pendidikan. 

Dengan demikian, kesimpulan diselenggarakannya kegiatan YERT 2013, diantaranya; a) menumbuhkembangkan paradigma bahwa pendidik bukan hanya guru, sehingga semua orang, terutama anak muda bisa berkontribusi untuk pendidikan dengan berbagai cara, b) melengkapi rekan muda dengan kemampuan dasar mendidik untuk dapat dikembangkan dan diaplikasikan berdasarkan kebutuhan di lokasi masing-maisng, c) menghubungkan pendidik-pendidik muda dari berbagai daerah untuk berbagi dan terkoneksi sebagai jalan informasi dan pembangunan berkelanjutan. Salam dari pemuda turut akan perubahan suatu bangsa. Muda, Mendidik, Membangun Bangsa !


Post ADS 1